Agenda PRISMA, IsEF adakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI)

  • 0

Agenda PRISMA, IsEF adakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI)

Category : Acara IsEF , Berita

Depok – setelah berhasil menarik perhatian para mahasiswa STEI SEBI, Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa (PRISMA) mengadakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) untuk yang pertama kalinya di tahun 2017 ini dengan tema “Membangun Peradaban Melalui Tulisan”. Bapak Endang Ahmad Yani, SE., MM selaku wakil ketua IV STEI SEBI, Direktur SEBI Consulting, dan juga Dewan Pengawas Syariah di beberapa perusahaan pada kali ini berkesempatan untuk hadir sebagai pembicara. PKTI ini merupakan program kolaborasi antara departemen pengembangan kompetisi intelektual (DPKI) dan juga PRISMA.

Bapak Endang Ahmad Yani, SE., MM menjelaskan bahwa dalam membuat karya tulis ilmiah kita harus mengetahui beberapa kuncinya. Yang pertama adalah, mencari tema yang sesuai dengan passion kita. Kemudian, kita dituntut untuk banyak membaca, browsing, mencari sumber-sumber referensi aktual, ataupun melakukan wawancara dengan para ahli. Sehingga, wawasan kita terbuka dan data yang kita dapatkan akurat. Kunci selanjutnya adalah sebagai seorang peneliti, kita harus selalu berkata bisa walaupun sebenarnya kita belum tau tentang objek yang akan kita teliti. Seorang peneliti tidak boleh merasa sudah tau dan mengerti, karena akan membatasi pola pikir kita. Karena dengan ketidaktahuan kita, memancing diri kita untuk mencari tau seperti apa regulasi dari objek penelitian kita, bagaimana mekanisme yang sesungguhnya terjadi di masyarakat, dan lain sebagainya. Kunci yang terakhir adalah, beliau menyampaikan bahwa dalam perlombaan tidak dianjurkan untuk tidur larut lewat dari jam 9 malam. Karena hakikatnya, tubuh kita membutuhkan istirahat dari jam 10 sampai jam 2 pagi saja. Selepas itu, bolehlah kita melanjutkan pekerjaan kita agar terhindar dari berbagai gangguan penyakit karena memforsir tubuh kita sendiri. Tubuh kita diibaratkan seperti sebuah HP, apabila drop maka saat di-charge tidak diperkenankan dalam keadaan aktif. Dengan begitu, baterai HP akan awet dan tidak mudah rusak karena penggunaan yang baik.

Beliau amat menekankan betapa pentingnya membuat karya tulis. “Kalau anda tidak bisa bahasa Arab, bahasa Inggris, tidak bisa membuat karya tulis, rugi!” begitu pesan dari Bapak Endang Ahmad Yani. Beliau juga sempat melarang anaknya menjadi aktivis dengan harapan anaknya bisa belajar lebih dalam lagi tentang dunia penelitian.

Pelatihan Karya Tulis Ilmiah ini memiliki beberapa tujuan yaitu menumbuhkan semangat kepenulisan khususnya bagi mahasiswa STEI SEBI, memahami konsep dasar kepenulisan, mengetahui sistematika penyajian karya tulis ilmiah, menghasilkan karya tulis yang baik, dan agar mahasiswa STEI SEBI dapat memiliki kompetisi yang baik untuk bersaing di dunia  karya tulis ilmiah. Mengingat betapa pentingnya riset dalam dunia ilmu pengetahuan, program ini rencananya akan dilakukan secara berkala setiap dua minggu sekali.


Leave a Reply