Category Archives: Acara IsEF

  • 0

Hari terakhir RAKERNAS FoSSEI 2018

Category : Acara IsEF , Berita

Depok – Minggu (4/11) Rapat Kerja Nasional FoSSEI 2018 masih berlangsung di Sebi Hall STEI SEBI. Di hadiri oleh peserta dari berbagai KSEI di Indonesia, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab atas penyampaian KPI oleh Presidium Nasional di hari sebelumnya. Kemudian penyampian KPI dilanjutkan oleh ke-lima Presidium Nasional dengan penyampaian di bidangnya masing-masing. Penyampaian Blue Print, Rapat Pleno Program Kerja, dan Sosialisasi Roadmap FoSSEI.

Penyampaian KPI dimulai pada pukul 08.30 WIB (4/11) di Sebi Hall Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI. Masing-masing PresNas (Presidium Nasional) FoSSEI dari 5 bagian menyampaikan dan juga merumuskan KPI dengan peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2018. Penyampaian KPI diawali oleh PresNas Irsyad (Bagian Kelembagaan)  dan dilanjut dengan Presnas Haqqi (Bagian Keuangan), PresNas Yudi (Bagian Media), PresNas Halwani (Bagian Keilmuan), serta diakhiri dengan PresNas Gilang (Bagian Kaderisasi).

Selanjutnya, pelantikan bapernas dikomandoi oleh Presidium Nasional FoSSEI 2018-2019. Setelah acara pelantikan berakhir, Presidium Nasional menyampaikan Road Map FoSSEI selama satu tahun kedepan. Acara Rapat Kerja Nasional FoSSEI diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto seluruh peserta dengan wajah gembira.


  • 0

Ekonom Rabbani : Ini Jalan Juangku

Category : Acara IsEF , Berita

Depok – Sabtu (03/11/18) adalah acara inti dari diadakannya RaKerNas FoSSEI. Karena hari ini peserta mendapatkan materi yang sangat berkaitan erat dengan kepengurusan FoSSEI. Diantaranya ada Pelatihan Kesekretariatan dan Kebendaharaan untuk peserta yang menjabat sebagai  Sekretaris dan Bendahara KSEI bertempat di SEBI Hall. Sedangkan untuk peserta yang menjabat sebagai Ketua KSEI mengikuti pelatihan Key Performance Indicator di Gor SEBI.

Setelah acara tersebut selesai, seluruh peserta diarahkan untuk ke SEBI Hall agar mengikuti Sharing Session bersama Ust. Hendro Wibowo dengan tema “Ekonom Rabbani : Ini Jalan Juangku”. Beliau menjelaskan bagaimana cara berjuang melalui jalan perbaikan ekonomi umat. Beliau menekankan bahwa sekarang sudah banyak hal-hal berbau syariah. Maka Ekonomipun harus juga syariah. Maka mari kita bergerak bersama, untuk membumikan Ekonomi Syariah dimanapun berada.

Setelah ISHOMA acara dibuka kembali dengan pembukaan MUNASLUB (Musyawarah Nasional Luar Biasa) dibuka. Sebelumnya dibuka dengan dibacakannya ayat suci Al-Quran. Kemudian peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars SEBI dan terakhir lagu Ekonom Rabbani. Peserta begitu menghayati setiap bait lagu yang dilafalkan. Lalu sambutan dari Ketua KSEI IsEF SEBI Muhammad Rizki Arhan, Irsyad Al Ghifari – Presidium Nasional FoSSEI bidang kelembagaan, dan Ust. Sigit Pramono, Ph.D. sebagai Rektor SEBI.


  • 0

RaKerNas FoSSEI 2018

Category : Acara IsEF , Berita

Jakarta – Jumat (02/11/18) adalah hari pertama acara Rakernas FoSSEI 2018. Rakernas atau rencana kerja nasional fossei adalah pembahasan rancangan kerja fossei selama setahun kedepan. Tema yang diangkat adalah “Berbenah Bersama”, sedangkan tuan rumah untuk kali ini adalah STEI SEBI. Salah satu kampus pelopor ekonomi islam.

Para peserta berdatangan dari belahan bumi Indonesia, pada hari Kamis (01/11/18) di masjid Baitut Tholibin. Maka hari Jumat acara dilanjutkan dengan mengunjungi kantor IDX di Jakarta Selatan untuk melaksanakan agenda selanjutnya, yaitu Training Kepemimpinan yang dibawakan oleh beberapa staff kantor IDX ada Kang Dery, Ka Feli dan Ka Indah.

 

Setelah sesi pertama tadi selesai, peserta istirahat sebentar untuk menyegarkan otak agar bisa serius dan fokus mendengarkan  pemateri selanjutnya. Sesi kedua, yaitu Sharing Session bersama ka Abdul Razak Halim lulusan Universitas Brawijaya, Malang. Beliau mempunyai segudang prestasi yang membanggakan. Beliau pernah menjadi utusan untuk ke Harvard University salah satu universitas terbaik di dunia. Sekarang beliau sudah bekerja di perusahaan Grab Indonesia sebagai City Management & Collaboration Executive.

Peserta yang hadir pada acara Rakernas ini adalah Ketua, Sekretaris dan Bendahara KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) yang tergabung dalam FoSSEI (Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam). Acara akan terus berlanjut hingga Ahad (04/11/18) nanti. Pembaca bisa melihat seluruh rangkaian kegiatan yang ada dengan mem-follow Instagram @rakernasfossei2018 dan selamat menjalankan hari, mari kita #BerbenahBersama. (She)


  • 0

PENGUMUMAN LOMBA IED 3 2018

Category : Acara IsEF

Assalamu’alaikum wr. wb,

Salam Sejahtera,

SELAMAT kami sampaikan kepada peserta terpilih dalam annual event Islamic Ekonomic Days III 2018 yang di selenggarakan oleh KSEI IsEF SEBI.

Besar harapan kami agar peserta dapat berpartisipasi aktif untuk mengikuti seluruh rangkaian acara yang dimulai dari tanggal 13 Maret 2018 untuk technical meeting, 14 Maret 2018 pelaksanaan lomba, 15 Maret 2018 pelaksanaan seminar nasional dengan tema “Optimizing Financial Technology and Social Fund to Support Micro Small Medium Enterprises in Indonesia”

Wassalamu’alaikum wr. wb

Pengumuman 10 besar Essay (DOWNLOAD)

Pengumuman 16 besar Debat (DOWNLOAD)

Pengumuman 10 besar Bisnis Plan (DOWNLOAD)

Pengumuman 10 besar Desain Poster (DOWNLOAD)


  • 0

KULINER NUSANTARA dalam KOMPETISI CCC

Category : Acara IsEF , Berita

Depok-  Bisnis kuliner saat ini merupakan bisnis yang cukup dilirik oleh banyak orang, dewasa ini banyak perkembangan di bidang kuliner, sejalan dengan perkembangan zaman penikmat dari kuliner adalah semua kalangan masyarakat. Ditilik dari hal tersebut, Departemen Pengembangan Bisnis Mandiri (PBM) menyelenggarakan Competition Class Creativity  (CCC), pada Minggu (26/11)  merupakan puncak dari kompetisi para calon enterpreneur  muda ini. acara puncak CCC ini berlangsung di ruangan Al-Ghazali 1&2 pukul 08.00.

Acara yang memiliki tema “Optimalisasi Kearifan Lokal Guna Memgembangkan Bisnis Nusantara” ini bertujuan mencari dan membentuk bibit-bibit unggul untuk dapat menjadi penerus enterpreneur  muda. ” selain itu acara ini diharap dapat lebih mengasah skill  para mahasiswa untuk menjadi the next enterpreneur” jelas Farhan Abyan Dzaka selaku ketua pelaksana CCC. setelah melalui proses seleksi yang ketat dalam puncaknya hari ini tersisa 10 kelompok untuk melanjutkan perjuangan mereka.

Dalam puncak CCC ini,  10 peserta melakukan presentasi mengenai produk mereka, diantaranya penjelasan mengenai bagaimana proses produksi dan bagaimana proses penjualan dari produk, ciri khas produk serta SWOT dan strategi pemasaran. Bukan hanya ini, dalam puncak CCC ini akan diumumkan para pemenang dari kompetisi ini.

  1. Setelah melalui proses penilaian dengan banyak pertimbangan, moment  yang di nanti tiba, yakni penentuan pemenang dari kompetisi ini. Diantara 10 produk kuliner nusantara yang maju hingga puncak CCC ini terpilih tiga pemenang utama dan satu pemenang harapan. Bugis selai tradisional (Bulat) merupakan pemenang pertama dari CCC ini, Risol buah naga (Risaga) sebagai runner up, disusul oleh kelompok dengan produk unggulannya Pizza Brownis Singkong (Pizza Browsing). Seperti yang terlihat dengan segala keunikan nama makanan nusantara yang disulap menjadi lebih menarik mereka dapat membuktikan bahwa makanan khas nusantara masih bergengsi di segala kalangan.

  • 0

Agenda PRISMA, IsEF adakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI)

Category : Acara IsEF , Berita

Depok – setelah berhasil menarik perhatian para mahasiswa STEI SEBI, Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa (PRISMA) mengadakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) untuk yang pertama kalinya di tahun 2017 ini dengan tema “Membangun Peradaban Melalui Tulisan”. Bapak Endang Ahmad Yani, SE., MM selaku wakil ketua IV STEI SEBI, Direktur SEBI Consulting, dan juga Dewan Pengawas Syariah di beberapa perusahaan pada kali ini berkesempatan untuk hadir sebagai pembicara. PKTI ini merupakan program kolaborasi antara departemen pengembangan kompetisi intelektual (DPKI) dan juga PRISMA.

Bapak Endang Ahmad Yani, SE., MM menjelaskan bahwa dalam membuat karya tulis ilmiah kita harus mengetahui beberapa kuncinya. Yang pertama adalah, mencari tema yang sesuai dengan passion kita. Kemudian, kita dituntut untuk banyak membaca, browsing, mencari sumber-sumber referensi aktual, ataupun melakukan wawancara dengan para ahli. Sehingga, wawasan kita terbuka dan data yang kita dapatkan akurat. Kunci selanjutnya adalah sebagai seorang peneliti, kita harus selalu berkata bisa walaupun sebenarnya kita belum tau tentang objek yang akan kita teliti. Seorang peneliti tidak boleh merasa sudah tau dan mengerti, karena akan membatasi pola pikir kita. Karena dengan ketidaktahuan kita, memancing diri kita untuk mencari tau seperti apa regulasi dari objek penelitian kita, bagaimana mekanisme yang sesungguhnya terjadi di masyarakat, dan lain sebagainya. Kunci yang terakhir adalah, beliau menyampaikan bahwa dalam perlombaan tidak dianjurkan untuk tidur larut lewat dari jam 9 malam. Karena hakikatnya, tubuh kita membutuhkan istirahat dari jam 10 sampai jam 2 pagi saja. Selepas itu, bolehlah kita melanjutkan pekerjaan kita agar terhindar dari berbagai gangguan penyakit karena memforsir tubuh kita sendiri. Tubuh kita diibaratkan seperti sebuah HP, apabila drop maka saat di-charge tidak diperkenankan dalam keadaan aktif. Dengan begitu, baterai HP akan awet dan tidak mudah rusak karena penggunaan yang baik.

Beliau amat menekankan betapa pentingnya membuat karya tulis. “Kalau anda tidak bisa bahasa Arab, bahasa Inggris, tidak bisa membuat karya tulis, rugi!” begitu pesan dari Bapak Endang Ahmad Yani. Beliau juga sempat melarang anaknya menjadi aktivis dengan harapan anaknya bisa belajar lebih dalam lagi tentang dunia penelitian.

Pelatihan Karya Tulis Ilmiah ini memiliki beberapa tujuan yaitu menumbuhkan semangat kepenulisan khususnya bagi mahasiswa STEI SEBI, memahami konsep dasar kepenulisan, mengetahui sistematika penyajian karya tulis ilmiah, menghasilkan karya tulis yang baik, dan agar mahasiswa STEI SEBI dapat memiliki kompetisi yang baik untuk bersaing di dunia  karya tulis ilmiah. Mengingat betapa pentingnya riset dalam dunia ilmu pengetahuan, program ini rencananya akan dilakukan secara berkala setiap dua minggu sekali.


  • 0

PENTINGKAH RISET BAGI MAHASISWA ?

Category : Acara IsEF , Berita

Depok –  Penelitian merupakan sumber dari munculnya sebuah ilmu, maka dari itu Kelompok Studi Ekonomi Islam Islamic Economic Forum  (KSEI  IsEF)  memiliki program baru yakni Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa  (PRISMA) yang merupakan program kerja dari departemen Research and Development. Dengan adanya bedah buku Ekonomi Islam 101, launching PRISMA dirasa sukses menarik perhatian para menikmat ilmu. Acara yang dihadiri oleh 126 peserta ini di selenggarakan di Sebi Hall Selasa (21/11), dengan turut mengundang Chandra Natadiphurba selaku penulis dari buku Ekonomi Islam 101.

Secara garis besar dalam buku Ekonomi Islam 101 terdapat dua bagian, bagian pertama yaitu metode atau cara belajar ekonomi islam, dan bagian kedua yakni bagaimana membuat suatu bangsa menjadi makmur dengan perspektif ekonomi islam. Dalam bukunya Chandra Natadipurba mengenalkan metode dalam belajar ekonomi islam dengan tiga hal yaitu wahyu, nalar, dan data. Wahyu merupakan Al-Quran, AS- Sunnah dan turunannya, sedangkan nalar merupakan proses berpikir atau beristimbat dari wahyu dan data merupakan fakta-fakta yang terjadi pada realita, dengan fakta-fakta tersebut maka dapat di tafsirkan guna menyelesaikan permaslahan yang ada . Metode ini dirasa hanya terdapat pada buku Ekonomi Islam 101, dalam faktanya pada kebanyakan buku pemikiran ekonomi islam hanya bertumpu pada penjabaran wahyu dan sedikit pada proses berpikir atau nalar.

Dalam Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa terdapat beberapa rangkaian acara, yakni workshop skripsi, perlombaan karya tulis, pelatihan karya tulis ilmiah dan seminar literasi sebagi puncak dari acara PRISMA 2017. Dalam pekan ini diharapkan para mahasiswa dapat memanfaatkan semaksimal mungkin untuk dapat berpartisipasi serta mengasah kemampuannya, karena pekan ini merumakan ajang yang sangat cocok bagi mahasiswa untuk dapat menuangkan ide-idenya serta mendongkrak semangat untuk lebih mengetahui ekonomi islam.

Acara yang memiliki tujuan membangun semangat riset terhadap ekonomi islam ini diharapkan dapat membantu para mahasiswa untuk dapat menumbuhkan keingin tahuan mengenai ekonomi islam dengan penelitian dan pengolahan data. “Saya berharap dengan adanya PRISMA dapat menjadi media pendongkrak minat mahsiswa dalam hal ekonomi islam, tidak lain dengancara membaca, karena membaca merupakan kunci untuk membuka pintu-pintu ilmu,” jelas Arif Setiawan selaku ketua pelaksana PRISMA 2017.

 


  • 0

Musyawarah Umum Anggota Hamasah

Category : Acara IsEF , Berita

Depok – Kepemimpinan merupakan tanggung jawab yang besar dengan banyak harapan yang dipikul oleh seorang pemimpin. Tak terkecuali Himpunan Mahasiswa Manajemen Perbankan Syariah (HAMASAH) yang telah melangsungkan Musyawarah Umum Anggota (MUA) yang bertempat di ruangan Aula 3-4 Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI Minggu (15/11), dengan tujuan memperbarui ADART dan pergantian kepemimpinan.

Acara ini dihadiri oleh anggota Hamasah yakni  mahasiswa Prodi Perbankan Syariah. MUA yang berisi dua pembahasan mengenai ADART dan pemilihan ketua baru tersebut turut di hadiri oleh perwakilan dari Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Islamic Economic Forum (IsEF) yaitu Abdullah selaku Sekertaris Jendral IsEF, Maesyabani  selaku Sekertaris KSEI IsEF, Devi Lestari selaku Bendahara KSEI IsEF, dan Dani Ramdhani selaku staff. Dengan di perbaruinya ADART dan penggantian pemimpin diharapkan kedepannya Hamasah akan lebih baik lagi, “Saya berharap Hamasah kedepannya dapat lebih baik lagi, dan semua programnya dapat berjalan, dengan begitu akan dapat menggerakkan semua Mahasisiwa dengan prodi Perbankan Syariah,” ungkap Ahmad Dzakwan selaku ketua Hamasah di periode sebelumnya.

Terdapat dua kandidat yang diusung untuk menjadi ketua dari hamasah di periode ini yakni Fathi Yakan dari kelas MPS2016A serta Akbar Bayu Pangestu yang berhalangan hadir dalam MUA. Setelah melakukan Musyawarah serta menimbang-nimbang, Fathi Yakan terpilih sebagai ketua Hamasah di periode ini. “Mungkin saya belum dapat percaya denga terpilihnya saya sebagai ketua, namun satu yang saya pegang teguh, bahwa amanah takkan salah pundak,” ungkap Fathi dalam sambutannya.

Perlu kita ketahui bahwa Himpunan Mahasiswa Manajemen Perbankan Syariah (Hamasah) didirikan pada tanggal 16 Juni 2011 merupakan organisasi intra kampus yang berbentuk himpunan dari program studi Perbankan Syariah. Hamasah sendiri merupakan non ormawa yang dibawahi langsung oleh kepala program studi Perbankan Syariah dan KSEI IsEF SEBI.


  • 0

IsEF adakan SILATBAR alumni

Category : Acara IsEF

DEPOK – Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Islamic Economics Forum (IsEF) Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI menggelar acara silaturahim akbar, Sabtu 28 Oktober 2017. Acara silaturahim akbar ini merupakan acara yang kedua kalinya diadakan oleh KSEI IsEF. Silaturahim akbar ini familiar dengan singkatan ‘Silatbar’ di kalangan keluarga besar KSEI IsEF. Silatbar 2017 ini dihadiri oleh para keluarga besar KESI IsEF dari angkatan tahun 2001 hingga tahun 2017 sekarang yang masih berstatus menjadi pengurus aktif.

Rangkaian acara Silatbar dibuka dengan agenda pembukaan dan pembacaan tilawah al-qur’an oleh Aminurrohman dan Ghifari selaku MC (Master of Ceremony) dari acara Silatbar KSEI IsEF pada pukul 10.30 Waktu Indonesia Barat. Kemudian acara dilanjut dengan sambutan-sambutan dari beberapa tokoh. Yaitu ketua KSEI IsEF, Halwani, ketua acara Silatbar, Usamah, dan ketua keluarga alumni IsEF, Molbi. Selanjutnya memasuki inti acara, dimulai dengan sharing motivation yang dibawakan oleh Muhammad selaku moderator. Acara sharing motivation ini diisi oleh tiga tokoh terkemuka di kampus STEI SEBI dan telah terkenal akan kesuksesan melalui intelektualitasnya. Para tokoh pembicara sharing motivation tersebut adalah Bapak Hendro Wibowo, SEI., MM., CFP dan Bapak Teguh, SEI. yang merupakan alumni dari pengurus KSEI IsEF periode 2001 dan 2002, serta Bapak Sigit Pramono Ph.D yang selaku rektor kampus STEI SEBI.

Para tokoh sharing motivation tersebut saling menceritakan dan memberikan kisahnya yang dapat membangun motivasi untuk para peserta Silatbar IsEF. Ada sederet pesan-pesan dari sharing motivation yang disampaikan oleh para tokoh tersebut.

“Pertama, Sebi jaman now harus meningkatkan skill yang telah diasahnya. Menciptakan bankir dari lulusan-lulusan perbankan syariah serta mengembangkan keilmuan perbankannya. Dimensi waktu itu perlu dan penting. Kedua, tehnologi yang berkembang pesat sesungguhnya menjadi alat atau tools perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, tetapi harus sesuai bidangnya. Misalnya dengan mengembangkan fintech untuk mengembangkan keuangan negara dengan adanya pembayaran zakat dan wakaf. Ketiga harus memilki inovasi. Yang baik harus ditingkatkan, dan berkomitmen untuk meningkatnya menjadi selalu lebih baik di tiap waktunya dengan mencapai target dan capaian,“ jelas Sigit Pramono Ph.D yang menuturkan sederetan pengalamannya dan juga memberikan kesan yang bertujuan dapat memotivasi keluarga besar KSEI IsEF.

Setelah acara sharing motivation, dilanjut dengan rangkaian acara diskusi dan sinergi. Dimana dalam sesi acara ini para keluarga besar KSEI IsEF yang di dalamnya terdapat para alumni dan juga pengurus KSEI IsEF, mengadakan diskusi mengenai program kerja KSEI IsEF untuk kedepannya serta memberikan masukan juga solusinya. Bukan hanya sebatas diskusi, tetapi antar alumni dan juga pengurus melakukan sinergi lewat support serta dukungan penuh untuk membangun KSEI IsEF menjadi lebih baik bersama-sama.

Dalam acara Silatbar ini, terdapat beberapa kesan juga harapan dari ketua acara Silatbar KSEI IsEF ini.

“SIlatbar KSEI IsEF 2017 ini merupakan tolak ukur atas terelisasikannya acara Silatbar yang tahun sebelumnya belum dapat terealisasikan, dan dapat dijadikan pintu awal untuk kontribusi para pengurus KSEI IsEF. Harapan diadakannya Silatbar ini supaya bisa terjalin silaturahim yang intens antar alumni dan juga pengurus. Pun terdapat beberapa output dari Silatbar salah satunya adalah dapat melengkapi database alumni pengurus KSEI IsEF.” Tutur Usamah selaku ketua acara Silatbar KSEI IsEF 2017.

Selain itu, harapan juga disampaikan oleh Halwani selaku ketua KSEI IsEF 2017/2018,
“Diadakannya acara silatbar ini diharapkan bisa menunjang pengetahuan tentang sejarah bagaimana IsEF ini didirikan, dan juga rekam jejak ISEF melalui para alumni-alumni yang hadir. Juga adanya output dari Silatbar ini yaitu peran alumni terhadap KSEI IsEF, bukan hanya menggugurkan kewajiban setelah menjadi alumni. Tetapi juga tetap berkontribusi pada KSEI IsEF dengan beberapa cara. Yaitu secara intelektual, secara financial, dan juga mental. Dengan begitu sinergi dan kepemilikan alumni terhadap KSEI IsEF akan tetap terjalin.” Jelas Halwani.

Acara Silatbar diakhiri dengan penutupan berupa doa bersama pukul 17.15 Waktu Indonesia Barat. Juga sesi foto bersama dan berpamitan antar keluarga besar KSEI IsEF. (efa)

 

Sumber : https://www.depokpos.com/arsip/2017/10/isef-sebi-gelar-silaturahim-akbar-ke-2/


  • 0

IsEF Sukses Adakan Rapat Kerja Regional FoSSEI

Category : Acara IsEF

Depok – Pembentukan agen-agen dakwah sangatlah penting, karena sejatinya jalan dakwah ini harus lah tetap berlanjut. Seperti yang terlihat pada Sabtu (07/10), Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) jabodetabek, kembali mengadakan Rapat Kerja Regional (RakerReg).

Rapat Kerja kali ini dituan rumahi oleh KSEI IsEF STEI SEBI, sesuai keputusan musyawarah regional FoSSEI Jabodetabek pada 3-4 Mei sebelumnya. Acara yang berlangsung selama 2 hari yakni dari tanggal (07-08/10) di hadiri oleh 27 KSEI dari berbagai Universitas dan perguruan tinggi yang ada di jabodetabek. Acara ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun dalam upaya meningkatkan kinerja dari FoSSEI dan KSEI itu sendiri.

Dalam sambutannya Halwani selaku Chairman dari KSEI Isef sebagai tuan rumah menyampaikan harapannya agar RakerReg yang dihadiri KSEI se-Jabodetabek ini bisa terus menumbuhkan ekonomi islam dan menjadi pelopor kebangkitan umat. Rakereg kali ini dihadiri pula oleh  M.Afrizal Rizky  selaku Koordinator Regional Jabodetabek periode 2016/2017, beliau menekankan bahwa kita harus lebih banyak lagi sharing kajian yang dilakukan oleh masing-masing KSEI sehingga harapannya setiap KSEI bisa berbagi kajian satu sama lain. . Lalu kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian sosialisasi Musyawarah Nasional (Munas) XV yang disampaikan oleh Presidium Nasional 2017/2018 Agung Wicaksono dari Universitas Brawijaya, yang menyamapaikan bagaimana bisa meningkatkan target dan meningkatkan kerja sama.

Setelah melaksanakan sholat berjamaah, dianjutkan penyampian materi dari Zulfikri , S.E. dan peta dakwah dari Tri aji Pamungkas. Pembacaan SK bagi pengurus FoSEI 2017/2018 dan pengambilan sumpah merupakan acara selanjutnya.Rapat dari setiap komisi merupakan agenda di hari selanjutnya, yang dimulai pada pukul 7.53  hingga pukul 9.30. Pada siding komisi, setiap komisi dipersilahkan menyampaikan program kerja dari masing-masing komisi, yakni komisi A kaderisasi, komisi  keilmuan, dan komisi C media. KSEI melaksanakan alur kaderisasi dengan baik, akreditasi KSEI, menjalin silaturahmi antar KSEI, dan dakwah srikandi FoSSEI merupakan program dari Komisi A. terciptanay Kajian KSEI yang mapa,terciptanay Capabilitas Research tibgkat KSEI, meningkatkan dan pemerataan keilmuan KSEI merupakan program kera dari Komisi B. Media social, Roadshow media, kampanye nasional, fasilitator media merupakan Program kerja dari Komisi C.

Sidang pleno merupakan agenda terakhir pada Rakereg tahun ini. Masing-masing komisi memaparkan hasil keputusan yang telah disepakatai sebelumnya pada siding di setiap komisi. FoSSEI dengan gerakan Indonesia Rabbani merupakan tagline dari FoSSEI itu sendiri. “saya berharap kedepannya kita bukan hanya saja dakwah di dalam internalnya saja, namun kita sudah harus dakwah ke eksternal dengan langsung terjun di masyarakat” ungkap Tri Aji Pamungkas selaku Koordinator Regional FoSSEI Jabodetabek tahun 2017/2018.